Semenjak YouTube Unlimited

Hai, teman-teman. Selamat Pagi.

Semenjak saya berlangganan YouTube unlimited dari Indosat, makin malaslah saya.

Saya mendaftarkan paket Unlimited Indosat M3 yang seharga 50.000 itu. Dari nya, saya mendapatkan kuota sebesar 3 Giga plus bonus 1 Giga jika melakukan registrasi melalui aplikasi MyIM3. Dan juga akan mendapatkan akses YouTube unlimited tanpa perlu klaim dan kode kodean. Unlimited disini benar-benar tak ada batasan waktu, mau mantengin YouTube dari pagi siang, malam sampai pagi lagi tak akan memotong kuota utama barang satu kb pun. Gratis. Enak kan? Inilah yang dinamakan unlimited yang sebenarnya.

Sayangnya, gratisan ini tak akan berlaku bila digunakan untuk tethering ke laptop. Menonton via google Chrome, UC atau Opera Mini juga akan memakan kuota utama. Tak gratis. Hanya gratis ketika memakai aplikasi YouTube yang terpasang di smartphone. 

Dengan kemudahan ini. Maka, Semenjak itu hiburan utama dan sumber informasi berpindah ke YouTube. Mulai dari mendengar dan menonton Sabyan, Putih Abu Abu, koreksi pronounciation, camper Van, primitive life, bushcamp, review gadget dan hiburan tak penting lain macam Hilda dan Billy. Tak produktif sama sekali.

Saya sama sekali tak pernah lagi menyentuh aplikasi lain. Tak pernah lagi membuka opera mini untuk mencari referensi. Bahkan parahnya, aplikasi WhatsApp sering saya freeze kan agar tidak dapat mengakses data. Karena notifikasi yang muncul sering mengganggu kenikmatan menonton YouTube.

Meskipun kadang masih sering menonton motivasi dari Om Deddy, namun lebih seringnya hiburan. Yang menjadikan saya malas untuk membaca.

Frekuensi nge-charge smartphone pun makin gila. Biasanya sehari hanya sekali atau dua, maka saat ini bisa 4x charge. Parah banget. Kegiatan diluar juga makin malas dilakukan, misalkan berkebun atau pekerjaan laki-laki lainnya. Yang ada hanya berbaring di sofa sambil menonton video. Wristband pun sering mengingatkan agar segera bangkit dan melakukan aktifitas fisik agar kalori terbakar. Parah banget.

YouTube ibarat candu. Candu yang juga dapat membuat saya tersesat kemana mana tanpa peduli waktu.

Maka dari itu, kemarin saya menghubungi mbak ikha untuk memberikan rekomendasi buku yang sekiranya cocok untuk dibaca. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan saya dengan YouTube. Dan Alhamdulillah mendapatkan respons yang baik dari beliau.

Have a nice day.

Note: somehow YouTube gak bisa dipakai kalau kita masih Sign In di akun Google kita. Biar Ok, maka Sign Out dulu.

27 thoughts on “Semenjak YouTube Unlimited

  1. Youtube emang seru sih ya. Tp sy jrang jg sih makenya… gak kuat ama paketnya, aplgi nomerku kan telkomsel. πŸ™‚
    Intinya, internet emang bs bikin usernya addicted. Jd ya, smua trgntung ke kita aj lg.

    Liked by 2 people

  2. Wahahah, Youtube emang bener-bener salah satu platform yang bisa bikin saya mantengin laptop/hape dalam waktu lama sih ._. Sudah sedikit menyisihkan youtube, tapi tetep aja tidurnya telat gegara pas rebahan masih nontonin youtube wgwg.

    Liked by 2 people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s