Jam Tangan Meningkatkan Produktivitas 

Saya mendapatkan lungsuran jam tangan Seiko Automatic dari Bapak lima tahun yang lalu. Beliau selalu memakainya ketika masih mengajar di SD dekat bendungan sana. Katanya benda ini original. Katanya... Tapi bukan itu yang ingin saya sampaikan. Sebelum mendapatkan jam ini, saya beranggapan memakai jam tangan itu hal yang tidak berguna. Karena smartphone sudah memiliki fungsi … Continue reading Jam Tangan Meningkatkan Produktivitas 

Mengusir Lalat Cara Mudah

Musim lalat udah tiba. Mereka berduyun-duyun datang dari satu area ke area yang lain. Mulai dari emperan, lantai, kaki, telinga gangguin tidur siang, sampai meja- meja di dalam rumah. Hal seperti ini membuat pemandangan menjadi menjijikkan dan eneg buat makan. Selain membuat suasana gak nyaman, lalat itu juga membawa banyak penyakit. Seperti disentri, diare, tifus, … Continue reading Mengusir Lalat Cara Mudah

Bekal Makan Siang?

Dulu saya sering membawa bekal makan siang kemana-mana. Entah main, kerja atau hanya piknik gak jelas. Alasannya bukan karena ingin menghemat pengeluaran biar bisa menabung atau memakan kombinasi menu yang sehat dan higienis. Namun lebih terhadap rasa sayang ke kotak makan yang udah dibeli dengan harga mahal. Akibat bujuk rayu katalog gilap yang disodorkan pemilik … Continue reading Bekal Makan Siang?

Mendapatkan Kaos Kaki dari Google Local Guide

Tadi siang, saya mendapatkan paketan amplop berwarna putih dari pak pos langganan. Saya baca alamat pengirimnya kok dari Turkey. Jauh bener. Saya udah mengira ini hanyalah tawaran kartu kredit atau apalah gitu. Jadi semi skeptis. Setelah saya buka ternyata amplop lebar ini berisikan sebuah kaos kaki warna biru langit bertuliskan Local Guide. Bagaimana saya mendapatkan … Continue reading Mendapatkan Kaos Kaki dari Google Local Guide

Sketsa 12

Kamis lalu,  saya sedang mengajar di sebuah kelas yang memiliki jam dinding rusak. Terletak di lantai bawah persis menghadap gerbang utama sekolah. Sambil menunggu anak-anak selesai mengerjakan tugas, saya coret-coret dikitlah buku sketsa nya. Saya ambil sketsa pohon saja, karena mudah dan tak keliatan kalau ada kesalahan komposisi. Sedang asyik-asyiknya menerjemahkan soal akhir chapter, ada … Continue reading Sketsa 12

Perkemahan Pelantikan Penggalang Terap

the mechanic, the flower, the brain and the leader Setelah berargumen alot karena waktu yang sulit disepakati dengan pengampu kebijakan, akhirnya kami bisa melaksanakan Perkemahan Pelantikan Penggalang Terap di sekolah pada akhir September yang lalu. Telat sih sebenarnya, tapi tak apalah, yang penting kegiatan bisa terjadi.   Rencana kegiatan yang hanya berlangsung 2 hari satu … Continue reading Perkemahan Pelantikan Penggalang Terap

Pengalaman Dengan Pedagang Makanan

Dulu, saya pernah berlangganan di suatu warung yang hanya buka lepas malam di sekitar Mendungan sana. Pedagangnya setengah baya yang menata dagangannya ketika toko di depannya udah tutup. Masakannya hanya satu jenis, tapi enak luar biasa dan makin pagi makin rame (entah mungkin karena efek lapar sehingga makanan jadi enak). Yang bikin saya sebel adalah, … Continue reading Pengalaman Dengan Pedagang Makanan

Pengalaman Pertama Menginap di Hotel Kapsul

Satu minggu yang lalu kami mengunjungi adik yang sedang bekerja di Semarang untuk pertama kalinya. Karena kamar kos-nya sempit, sumpek dan panas maka kami berinisiatif mencari penginapan yang tidak terlalu jauh dengan Simpang Lima. Dengan hanya satu syarat: Murah. Setelah browsing di aplikasi pemesanan hotel, ketemulah Omah Pelem Guest House. Yang kami suka adalah penginapan … Continue reading Pengalaman Pertama Menginap di Hotel Kapsul

Kebocoran Ban Lagi 

Sudah kesekian kalinya saya mengalami kebocoran ban karena hal yang sama. Penyebabnya adalah beberapa ruas isi staples menancap di karet luar. Sehingga ban dalam tertusuk kempes secara halus. Isi staples tergolong biang menyebalkan, karena tidak bisa terdeteksi oleh mata telanjang. Tukang tambal ban harus melakukan perabaan di bagian dalam roda berkali-kali. Rabaan ujung jari ini … Continue reading Kebocoran Ban Lagi 

Satu Hari Setelah Idul Adha

Hari ini saya berharap makan pecel, tapi tak ada satupun warung yang buka. Warung-warung itu menutup usahanya karena beranggapan orang-orang bakalan malas jajan di luar. Mereka disinyalir menghabiskan jatah daging kurban yang berada di rumah masing-masing menjadi aneka masakan yang jarang mereka nikmati dalam porsi besar. Warung bakso, mie ayam, sate dan tengkleng 98% tutup. … Continue reading Satu Hari Setelah Idul Adha