Menghabiskan Sisa Waktu 10 menit Sebelum Pelajaran Usai

DSC_0181Pernahkah ketika mengajar kebingungan apa yang harus dilakukan ketika waktu tersisa masih sekitar 10 menit (atau lebih)? Pengen menambahkan materi serasa nanggung, pengen keluar kelas takut kepada kepala sekolah dan tidak enak dengan guru lain yang masih mengajar dikelas.

Dulu, ketika masih guru pemula aku sering menjumpai masalah tersebut. Kelebihan waktu tersebut karena materi tersampaikan terlalu cepat. Kadang langsung ke pokok permasalahan tanpa adanya appetizer dan dessert. Tiba-tiba saja anak anak langsung di tenggak main course. Dan hasilnya? Setelah dua jam pelajaran tidak seperti yang kita inginkan pada RPP. Jadi masalah penggunaan waktu secara efektif itu penting.

Ketika menghadapi permasalahan waktu yang masih tersisa banyak tersebut, aku sebagai guu muda tentu hal yang memalukan untuk bertanya kepada yang lebih senior. Selain merendahkan diri sendiri, hal tersebut juga melemahkan kedudukanku sendiri sebagai pemuda yang tidak memiliki pembaharuan. Tapi aku sendiri sebenarnya tahu bahwa para senior itu dulunya juga memiliki masalah yang sama denganku. Maka dari itu aku harus menemukan trik sendiri agar masalah tersebut memiliki solusi.

Trik yang beberapa aku temukan ketika pembelajaran mungkin sudah banyak diterapkan oleh guru yang lebih senior. Di bawah ini beberapa yang bisa aku bagikan.

1. Mengulang materi yang sudah dijelaskan. Yang diulang hanya poin poin yang sekiranya penting. Disini juga berarti kita bisa mengartikan membuat simpulan pelajaran yang telah kita lakukan. Beberapa trik yang aku gunakan adalah menyuruh anak-anak menuliskan Learning Journal. Mereka diharuskan menuliskan kembali apa yang telah mereka pelajari, kesulitan yang dihadapi, kesan-kesan yang diambil dan tindakan lebih lanjut untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas belajar mereka. Learning Journal itu harus dikumpulkan dan dinilai oleh guru.

2. Mengadakan beberapa kuis dengan hadiah (sebagai katalisator agar mereka bersemangat dan berkonsentrasi terhadap kita). Materi kuis tentulah materi yang sudah kita ajarkan. Saya sering menggelitik mereka dengan beberapa pertanyaan dengan kata permulaan KENAPA?. Dengan seperti itu mereka akan berupaya berpikir kritis mengenai berbagai persoalan yang disajikan.

3. Games. Saya selalu menyiapkan beberapa game untuk ice breaking dan crossword yang bisa dikerjakan secara berkelompok secara cepat. Agar lebih mudah saya menggunakan aplikasi Eclipse Crossword. Kita bisa membuat crossword dengan mudah dan disimpan dengan berbagai format dan dicetak dengan ukuran yang kita inginkan. Dan yang lebih asyiknya lagi kita bisa menggunakan materi yang sama tapi dengan kemasan yang berbeda.

4. Menjelaskan beberapa kegiatan yang akan dilakukan untuk pertemuan selanjutnya. Ini sudah jamak dilakukan dan dituliskan ke dalam RPP semua guru. Mereka kadang merencanakan tanpa dengan detil menjelaskan situasi apa yang mereka inginkan. Cobalah memberikan sentuhan berbeda ketika masuk dalam waktu ini.

Trik di atas mungkin kelihatan sederhana, tapi cukup efektif dan ampuh membunuh waktu yang tersisa banyak dan selesai dengan smooth. Trik tersebut juga hanya memerlukan apa yang sudah ada. Anyways, mengajar merupakan ilmu yang masuk kategori seni. Perlu beberapa kali latihan agar kita bisa menikmati bagaimana mengajar itu sesungguhnya. Jangan hanya berpuas diri dengan satu metode yang sudah berhasil, karena itu akan menimbulkan kebosanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s