Kebocoran Ban Lagi 

Sudah kesekian kalinya saya mengalami kebocoran ban karena hal yang sama. Penyebabnya adalah beberapa ruas isi staples menancap di karet luar. Sehingga ban dalam tertusuk kempes secara halus.

Isi staples tergolong biang menyebalkan, karena tidak bisa terdeteksi oleh mata telanjang. Tukang tambal ban harus melakukan perabaan di bagian dalam roda berkali-kali. Rabaan ujung jari ini terbukti  efektif dan efisien.

Jika roda luar dalam kondisi biasa makin sulit menemukannya, maka mereka harus menekuknya agar isi staples itu kelihatan menonojol. Setelah itu, menonjoknya dengan ujung obeng agar lebih mudah untuk menariknya menggunakan tang cucut. Ada kepuasan tersendiri ketika berhasil mencabut dan melihat penyebab semua kegaduhan ini.

Dan urusan pun kelar. Saya mengeluarkan biaya sebesar 40.000 untuk ganti ban dalam dan jasa pemasangannya.

Sedangkan ban yang lama, saya bongkar untuk melapisi bagian dalam roda agar tak terlalu sensitif dengan benda renik tajam.

16 thoughts on “Kebocoran Ban Lagi 

  1. Dulu pernah juga mengalami hal yang sama, dan solusinya pun juga sama. Ganti ban dalam dan ban yang lama langsung dipotong sama tukang tambal ban buat melapisi bagian dalam antara ban dalam dan ban luar.
    Mungkin mereka satu alumni teknik tambal ban. Ilmunya sama. :))

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s