#StayAtHome di Kampung Tani

Pemerintah emang mengimbau untuk tidak keluyuran kemana-mana kalau gak penting banget. Bahkan kumpul-kumpul kenduri aja tidak diperkenankan.

Nah, yang menjadi masalah adalah saat ini adalah masa panen padi, jagung dan kacang tanah. Ketika kami sedang berkumpul untuk menuai padi di sawah, eh sekelompok orang memberi peringatan untuk tidak kumpul gitu. Suruh bubar.

Salah satu diantara kami nyeletuk,” Lha gimana panennya, Pak kalau gak boleh kumpul? Ya capeeek lah. Masa harus satu demi satu bergiliran ke sawah? Lha sampai kapan selesainya? Keburu tua dooooong!!!!

26 thoughts on “#StayAtHome di Kampung Tani

  1. Penerapan physical distancing ini agak ribet karena tidak dikasih batasan yang spesifik untuk daerah-daerah lain non Jakarta. Jadi bingung hehe. Semisal para nelayan yang pagi-pagi narik jala di pinggir pantai, itu gk mngkin kl kerjainnya sendiri 😀

    Like

  2. Paling gampang ya minta ke gerombolan orang yang minta bubar orang-orang buat nggantiin tugas petani yang lagi panen itu.
    Habis itu tinggal ditonton, sudah bener apa belum kelakuan mereka.
    😁

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s