
Kami, kaum lelaki adalah makhluk unik. Kami perkasa, pemberani, penuh cinta dan pelindung. Tak percaya kami penuh cinta?? Tuh Taj Mahal buat siapa? Tuh Candi Prambanan buat siapa?
Kami mendapat julukan dari wanita sebagai kumbang (kami menyebut kalian ular). Ya sesuai dengan sifatnya suka hinggap sana, hinggap sini dari bunga satu ke bunga yang lain. Kenapa tidak kupu-kupu? toh punya fungsi yang sama. Karena kupu-kupu tidak melambangkan maskulinitas. Kupu-kupu melambangkan keindahan dan kelembutan.
Meskipun kami tampak superior, kelemahan kami adalah wanita. Banyak sejarah di dunia yang menceritakan kejatuhan suatu tokoh hebat hanya gara-gara seorang wanita.
Namun, kelemahan itu juga sekaligus kekuatannya. Banyak lelaki yang sukses karena peran wanita di belakangnya.
Masalah dengan lawan jenis. Kami sebenarnya adalah makluk yang simple luar biasa. Beda dengan wanita yang memiliki banyak hal untuk dipertimbangkan. Rumit. Dikasih nakal minta yang baik, dikasih baik katanya membosankan, dikasih kaya katanya merasa tidak dihargai pengen mandiri, dikasih yang manja katanya kenapa wanita harus cari uang. Dikasih yang mapan kurang tantangan. Dikasih jelek minta ganteng, dikasih tampan katanya playboy banyak yang suka. Halah…
Kami sebenernya tidak rewel untuk urusan wanita, yang terpenting adalah kalian resikan, penampilan menarik, bisa masak daaaaaaaan masih muda. Bahkan temen saya yang nakal bilang, yang penting ada lobangnya ajalah. Lobang hidung yes.
Sifat resikan adalah mutlak. Bayangkan saja jika memiliki pasangan yang kemprohnya nauzubillah. Kami baru pulang dari kerja dalam kondisi capek. Melihat rumah yang berantakan juga bikin emosi. Selain itu perempuan yang jarang mandi juga njijiki. Keringatnya bau terasi.
Penampilan menarik disini bukan berarti kalian harus cantik, langsing dan putih seperti artis Korea. Namun, berpakaianlah yang baik. Jangan sampai baju tak diseterika, rambut acak-acakan, muka tak pernah senyum, omongan gak sopan.

Wanita harus bisa masak. Meskipun ada yang ngomong “kan ada banyak warung”, itu hanya kata-kata orang yang gak bisa masak, menutupi kelemahannya. Wanita bisa memasak lebih diperuntukkan ketika memberikan makan anak-anaknya. Makanan yang dibuat oleh mamanya sendiri dengan kasih sayang, tentu saja jauuuuuuuhh lebih baik daripada beli. Nantinya kan kalian bisa ngomong ” aku hlo yang masak” dengan rasa bangga.
Lebih dari itu semua, kami lebih suka wanita yang lebih muda. Jauh makin muda makin bagus. he he . Seperti yang sudah kita ketahui bersama, wanita itu akan cepat tua dan layu. Karena mereka lebih banyak kehilangannya. Apalagi kalau udah punya anak. Cepet banget.
Jadi boong aja kalau laki-laki itu banyak maunya.
“Dikasih nakal minta yang baik, dikasih baik katanya membosankan, dikasih kaya katanya merasa tidak dihargai pengen mandiri, dikasih yang manja katanya kenapa wanita harus cari uang. Dikasih yang mapan kurang tantangan. Dikasih jelek minta ganteng, dikasih tampan katanya playboy banyak yang suka”
Wanita seperti apa yg sudah kau temui sampai sampai menulis seperti ini mas? 🤣🤣 eee tapi ada benernya jg sih
Tapi alhamdulillah saya udah lebih dr syukur dapet Febri :3 jadi ga ngeselin kaya gitu wkwk
LikeLiked by 1 person
banyak wanita😂😂😂.dan pengalaman pria lain yang tersakiti😂.. eh itu ada yang belum aku tulis. Pria itu kesepian jika tak ada wanita.
LikeLike
Alhamdulillah.. lancar lancaaarrr.lancaaaarr..
LikeLike
Ok sipp mas. Btw msh bujangan kah?😅 Maaf cuma nambahin Alexander The Great dan Cleopatra of Macedon bukannya sodaraan ya? Apa maksudnya Marc Anthony dan Cleopatra of Egypt kah…
LikeLiked by 1 person
sik sikk..aku kayane salah referensi nih.
LikeLike
Lebih dari itu semua, kami lebih suka wanita yang lebih muda. Jauh makin muda makin bagus. he he
Hmmm,,,makin muda makin bagus.
Baby bolehlah ya…kan makin muda makin bagus.
He he he …bercanda😁
LikeLiked by 1 person
😂😂😂. yah maksudnya tuh udah dewasa lah Mbak. 17 tahun ke atas
LikeLike
Ha ha ha….🤣
LikeLike
jadinya malah pedofilia donk
LikeLike
Hahahaha
LikeLiked by 1 person
Aku butuh guide untuk mengenal wanita. Bisa gak nih? Hehe.
LikeLike
😂😂 biar wanita yang bikin guide tuh Mas
LikeLike
Hahaha… keren ini tulisan…jd terpikir mau bikin tulisan yg gak kaya gini 😛. Jd mau mandi nih sama beberes 🤣
LikeLike
jadi kebalikan dari tulisanku kan? he he
LikeLike
Kasus jadinya ya….ha ha ha
LikeLike
kasus yang memalukan. seperti orang yang kehausan.
LikeLike
😁😁😁
LikeLiked by 1 person
Jadi yg bnyak maunya perempuan sih ya, wkwk…
Wah…wah, sepertinya dirimu petualang cinta jg ya or setidaknya bs jadi tmpat curhat ni. Saya manggut2 bacanya 🙂
LikeLike
bukankah begitu ya Mr. 😂. Kita mah yang penting maunya muda aja.
Bukan petualang, tapi observer
LikeLike
Kok foto perempuannya ganti? Hmmm
Jadi di tulisan ini tuh sebenernya perempuan penting ya buat laki-laki, tapi sayangnya banyak yg ngeselin.
Termasuk aku mungkin~ haha
LikeLike
Wanita itu sangat-sangat-sangat penting untuk laki-laki, tanpa kehadiran mereka, kami akan kesepian, tak ada semangat, tak ada jiwa persaingan, dan malas luar biasa
LikeLike
Wuih sang Arjuna ternyata seorang pujangga yang pandai merangkai kata. Mungkin juga pandai merayu wanita
LikeLike
Enggak sehebat Mas Fahmi lah
LikeLike
Jadi kalau yang jomblo sebaiknya milih perempuan yang seperti apa, Mas?
LikeLike
Pertama, lebih muda, kedua yang resikan, he he..
Ya ogahlah kalau punya pasangan yang lebih tua.
LikeLike
Sudah ada calonnya?
Resik itu bersih ta artinya
LikeLike
iya mas, resik itu bersih
LikeLike
Ngomong-ngomong itu foto siapa mas? 😁
LikeLike
itu foto perempuan yang masih muda mas, ha ha
LikeLike
😂😂😂
LikeLiked by 1 person
hello… mengapa tersenyum
LikeLiked by 1 person
Gaa, cuman i be lyke “oh gitu jalan otak kalian wahai kaum adam”😅 😂
LikeLike
sebagian dari kaum kami ya seperti itu..he he, kami sebenarnya makluk yang kesepian tanpa wanita
LikeLiked by 1 person
Pantesan bnyak yg baru duda, eh bbrp bulan kemudian lgsg gaet baruu. Heuhh😑😑. Yg model2 pak Habibie berapa persen kira2 tinggal populasinya ya?
LikeLike
itu tugas wanita untuk mencarinya, wk wk..
lebih dari itu, kami makhluk yang mudah stress, coba bandingkan populasi orang gila, lebih banyak pria atau wanita?
LikeLiked by 1 person
😂😂
Oke deh, jd kesimpulannya penyakit gila sangat mudah menyerang para lelaki jombloo :v
LikeLike
betttuuuuuuuuuuullll banget, makanya film esek esek itu paling banyak yang menonton adalah para pria kesepian, ha ha..
Sedangkan wanita, dia bisa bertahan hidup sendirian dalam sepi. Luar biasa kan?
LikeLike
“Bertahan hidup sendirian dlm sepi”, tragis amaat ah nasib cwee😑 gatau ah, jd malas sama cwo klu tw gitu faktanya.
LikeLike
ha ha..lebih pilih mana? Mudah menjadi gila atau sendiri dalam sepi?
LikeLike
Ogah dua2nyaa😒
LikeLike
jangan malas sama cowok, nanti juga akan bertemu dengan orang yang satu frekuensi denganmu.
LikeLiked by 1 person
Hahaa, semoga aja ga yg krg ajar😂😂
LikeLike
enggak mungkin, orang kurang ajar gak mungkin nyaman dengan yang sopan, begitu juga sebaliknya. Namanya gak satu frekuensi
LikeLiked by 1 person
Saya suka artikelnya, lucu. Dan tema nya menarik.
Kak layangseta sebagai observer kak harus juga tahu bahwa ada lelaki yang menyukai bahkan memperistri perempuan yang lebih tua. Bukan hanya satu atau dua…
Jadi tidak semua laki-laki mementingkan usia.
LikeLiked by 1 person
saya tidak menggeneralisir semua laki-laki, tapi sebagian besar memang seperti itu.
LikeLike
“Meskipun kami tampak superior, kelemahan kami adalah wanita.” suka suka suka hahhaa
LikeLike
wa ini…😂😂😂
LikeLiked by 1 person
Tulisan yg bagus, meski bakal menuai protes pihak wanita hehehe
LikeLike
hla wong kenyataannya emang seperti itu😂
LikeLike