Masih Menjadi Teka-Teki 


Selamat Sore,  teman-teman. 

Ini merupakan postingan singkat yang sama sekali tidak penting bagi pembaca.

***

Wonogiri, kota kelahiran terkenal dengan gaplek, kekeringan, kacang mete, dan penjual bakso mie ayam.

Di Kecamatan dekat tempat tinggal saya banyak banget pejual mie ayam dan bakso. Sampai keterlaluan banyaknya. Belum ada jarak 10 meter saja udah ada penjual yang lain. Ada yang ramai ada juga yang sepi. Namun pasti ada pelanggan yang datang. Jika saya berlangganan dengan A maka akan tidak enak hati jika suatu saat pindah beli ke B. Diliatin jarak jauh, men. 

Yang menjadi teka-teki yang belum terpecahkan hingga saat ini adalah hampir 80% penjual (daerah saya) menggunakan gerobak berwarna biru. Bukan warna biru gelap atau metalik,  apalagi glossy tapi berwarna biru langit agak sedikit dof.

Ada sih yang memakai pernis atau polos warna kayu,  tapi sangat jarang yang berani out of the box memakai warna merah muda misalnya.

Alasannya,  dari mulut penjualnya sendiri juga tidak tahu kenapa mereka memilih warna itu dari dulu. Kalaupun dicat ulang,  mereka masih akan menggunakan warna biru.

Entah karena stoknya di toko bangunan hanya biru atau entah itu merupakan jenis yang paling murah.

Have a nice day,  bro. 

43 thoughts on “Masih Menjadi Teka-Teki 

  1. Di daerah Purwasuka/Purwakarta-Subang-Karawang banyak pedagang baso Solo & Wonogiri (biasanya bareng mie ayam juga) nah gerobaknya sebagian besar (malah bisa dibilang 99%) pake warna kayu & divernis 😁

    Liked by 1 person

  2. Sepertinya di Banjarmasin juga demikian, Kak. Belum pernah nanya sama pemilik dan penjual mie ayam dan bakso yang bersangkutan sih. Tapi, jadi ciri khas sendiri dan mudah dikenali kalau mau beli mie ayam atau bakso. Tinggal cari gerobak berwarna biru hehehehe.

    Liked by 1 person

            1. The power of emak emak, ya.
              Jika saja semua penjual makanan menerapkan kode yang demikian se Indonesia, maka kita tidak akan kesulitan mencari jenis makanan yang kita suka kemanapun kita pergi

              Liked by 1 person

              1. Humm…Kurang tahu ya Kak, apakah metode ini ampuh atau ngak untuk mengidentifikasi jenis makanan yang dijual dan ingin dibeli. Tapi, sejauh ini, kalau mau beli mau beli mie ayam, anak-anak satu asrama tempat Ayu tinggal sudah sangat familiar dengan Paman gerobak Biru penjual mie ayam wkwkwkwk.

                Like

  3. Waahhh… Surga nya baksooo tuhhhh…. Jalan kaki sebentar udah bersua dengan kedai bakso. Kemaren waktu diajak ngapel paman saya ke daerah namanya Slogohimo. Sayangnya karena agenda ngapel yang agak masuk daerahnya jadi ga sempat icip icip bakso asli daerah Wonogiri.

    Liked by 1 person

  4. Mungkin krn terbiasa aj dg warna itu kali ya, semacam branding gitu. Klau warna lain, ntar dikira bkn jualan mie ayam bakso, hahaha …

    Tp unik jg ya klau kyak gitu. Klau d tempatku gak ad yg bgtuan, yg warnanya mesti biru itu. Tp ya, itulah persepsi. Kdang persepsi bs mnjadi kesepakatan bersama, atau bhkan mitos bersama.

    Oya, biar gak misteri atau teka-teki trus, cb tnya dech k bbrp dri mreka ap alasannya knp hrs warna itu 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s