Happy Moslem: Kebahagian Sejati

Islam mengatakan bahwa kebenaran dan kebahagian itu bersama-sama. Saya kira semua agama mengatakan nilai yang sama tentang kebahagiaan. Coba bayangkan jika Kita semua adalah manusia yang baik, dunia macam apa yang dapat kita buat? Setiap orang, setiap budaya setiap agama harus memeluk keyakinan seperti ini dan melalukan sesuatu untuk itu.” Iskandar Woworuntu.

***

Selamat siang, teman-teman. 

Dunia ini memiliki dua lingkungan, mereka adalah lingkungan internal yaitu tubuh kita dan yang kedua adalah lingkungan eskternal yaitu semua ciptaan alam, meskipun demikian baik  internal dan eksternal itu dapat saling mempengaruhi  dan saling merefleksi.

Seseorang pernah berkata bahwa kebahagian itu dalam kontrol kita, bukan karena yang lain. Dewasa ini, orang-orang diyakinkan untuk bisa menjadi kaya baru bisa bahagia. Kebahagiaan itu disebar dalam berbagai hal, seperti rumah bagus, pakaian terkini, makanan yang mahal dan kendaraan yang keren. Dan semua itu adalah sesuatu yang harus kamu kejar. Dalam artian untuk mencapai kebahagian itu, orang-orang harus mempunyai uang. Dia berkata itu sangat menjijikan.

Ada standar baku yang mereka ciptakan mengenai kebahagiaan. 

Seperti dalam film matrix si morpheus berkata, “Ini adalaah dunia dimana semua kemewahan telah dicabut didepan matamu untuk menyembunyikan kebenaran “. Yah,  sebenarnya kita sudah memiliki kemewahan sendiri,  namun sudah ditutupi. 

Kebahagiaan kita sekarang ini telah dimanipulasi gila-gilaan oleh industri dan media massa. Mereka menginginkan kita untuk menjadi lemah dan tidak mandiri. Tidak ada lagi keuntungan untuk mereka dan masyarakat yang lemah (tidak mandiri).  Dan jika kita adalah manusia yang lemah, maka kita akan menjadi pasar yang sempurna untuk industri.

Itulah mengapa mereka ingin menjauhkan kita dari kenikmatan dan makanan yang sesungguhnya yang bisa kita dapat sendiri dari alam. Itulah mengapa mereka tidak mau kita hidup di desa atau yang didekat alam. Dimana orang dapat bekerja dengan penuh cinta. Dan mereka berusaha untuk memindahkan kita agar memiliki ketergantungan dengan industri mereka. Karena mereka juga tahu, sekali kamu ke kota, maka kamu mungkin akan jadi budak selamanya. 

Alam merupakan sumber terbaik dari kebahagiaan yang ada, karena ketika kamu membicarakan tentang kebahagiaan, itu harus tanpa syarat.

Bukan dengan alasan, misalkan saya bahagia karena mendapatkan gaji yang banyak, saya bahagia karena memiliki kendaraan yang mewah dsn lainnya. 

Mengenai barang yang terdapat di lingkungan kita, kebanyakan dari produk yang disediakan dan ditawarkan ke kita dalam masyarakat ini, sebenarnya kita tidak butuh-butuh amat dengan mereka. Kita bisa mengatakan tidak dan menolaknya, dan hidup kita masih baik-baik saja, kan. 

Hanya karena sesuatu yang dikondisikan saja yang kita masuki yang menjadikan itu sesuatu yang tidak bisa kita katakan tidak.  Ini hanya masalah ego kita, kita merasa bahwa kebahagiaan itu adalah sesuatu yang kita miliki, tidak, kebahagiaan sejati adalah ketika kita memberi kita merasa bahagia bukan ketika kamu mendapatkan sesuatu baru bahagia. 

Kesimpulannya, kebahagiaan sejati adalah ketika kita memberi dan merasa bahagia, bukan ketika sesuatu yang kita dapatkan baru merasa bahagia.

Maaf untuk tulisan yang kacau balau.

Have a nice day bro. 

17 thoughts on “Happy Moslem: Kebahagian Sejati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s