Sketching 7: Oldman and Sebagian orang Lupa Untuk Berkata Stop Pada dirinya

image

About my drawing.
Tools : Mechanic Pencil : Kenko, 0,5 mm. 2 B, Wooden Pencil : Faber-Castell 2B,   Mechanic Eraser : Kenko.

I will not spend my money to buy expensive tools. I will use simple, cheap and easy to get drawing tools consistently. It will challenge your creativity with those limitation. (your?).

FYI, last night I have lost my pencil. I tried to use Deb*** but then I thought it was a fake 2b refill, I  realized it  when  making some stroke for that beard , it could not be black as I will. So then, I could not apply thick black enough on my paper and drawing.
***

Okay lets begin.

During these 5 days I always apply straight lines to make stroke and shading. So that  It will produce flat, clean and smooth. But last night, I’ve tried something different, I was applying scribbles stroke on almost my drawing. Because I knew my weakness was making straight lines.

And the final drawing (not yet) was totally diferent, I caught something new on those eyes and skin. Moreover,  I’ve improved to drawing eyes. I made it smaller than before, I did more on the pupil and make it bigger. And again, it was not symmetrical.

If you looked at his eyes, What could you capture from it?

And my mistake was drawing hair (eh fur, ha ha), barely as you could see that my hair and beard drawing was fool, flat, inconsistent, and look artificial. Needed a lot of enhancement.

On next 3 days I will learn how to draw it.I have many works to do at that forehead too.

Have a good day.
Bahasa Inggris Roso Jowo yeee..
****

Beberapa tahun yang lalu ketika saya masih kuliah, di suatu sore yang cerah saya sedang duduk di teras, ngopi. Kemudian, tiba tiba nenek menghampiri dan duduk dekat dengan saya.
Simbah : “ Sedang apa kamu, Nak?”.
Aku :“ Lagi minum kopi Mbah. Ngapain? Tumben ke sini ”.
Simbah :“  Kok mukamu kelihatan seperti orang susah gitu, Nak, apakah ada masalah?”. Wis blas ora nggagas olehku takon. Simbah sudah menjadi kebiasaan jika  memberikan satu dua kata yang membuat kuping cepat panas dengan tujuan untuk meminta perhatian.

Aku :“ Biasanya juga seperti ini Mbah, mau susah atau senang ya datar aja,”. ..srupuuttt..seger tenan.
Simbah :“Halah rupamu ke raiso ngapusi, ketok bulug tur nggilani ngono ke mesti lagi enek opo – opo, mbok yo adus kono, opo kene cerita karo Simbah enek opo”.
Aku :“Mbully Mbah?. Oh nyat aku ke wong jujur kok Mbah, dadi oraiso ngapusi. Eh ngene hlo mbah, Aku lagi loro ati ”.
Simbah :“Halah loro ati meneeeeh, yo geneo ? Cewek to? Yo kapok, uwong ke yen wis kroso seneng karo wong liyo yo kudu siap siap menelan kekecewaan dan sakit hati ”.
Aku : “Ho oh, mbah. Ketoke yo ngono ”.
Simbah :“ Begini hlo Le, Thole. Kalau kamu sudah merasakan sakit, maka berhentilah. Jangan memikirkan tentang masalah itu lagi, manusia kadang aneh dengan perilakunya yang menyakiti dirinya sendiri. Sudah terasa sakit kenapa tidak mencoba untuk berhenti dan melihat ke belakang apakah kesalahan yang telah di lakukan dan apa salahnya menyembuhkan sakit itu dulu.

Jangan ikut-ikutan prinsip maju terus pantang mundur, simbah kira itu prinsip pembodohan pada kita.  Jadi kebelakang beberapa langkah lalu berbelok dengan cara yang lain bukanlah hal yang memalukan, toh tujuan yang akan kita capai nanti sama.

Apalah arti kemenangan  dari maju terus pantang mundur namun kita sendiri tercabik dengan luka yang dalam, bukankah akan lebih manis jika kemenangan itu kita sendiri terbebas dari sakit hanya tidak menuruti ego untuk maju terus pantang mundur.

Cobalah berhenti, STOP. Lantas kamu berfikir, apakah ini akan berguna? Apakah ini hanya akan menghabiskan waktu? Apakah ini akan terus menggerogoti jiwa? Apakah usahamu terdengar sia sia?. Ya memang sih ada orang yang berkata usaha tidak mengkhianati hasil, tapi kamu lihat dulu lah bagaimana usahamu itu, positif atau negatif? Usaha yang positif adalah yang menunjukkan sedikit demi sedikit kemajuan. Usaha yang demikian wajib kamu ikuti dan perjuangkan, namun ketika usahamu selalu ke belakang, ini nanti akan menjadi istilah hasil mengkhianati usaha.

Maka dari itu, banyak sebagian dari orang orang mengalami yang namanya sulit Move On, kenapa ? Karena dalam pikiran mereka terprinsip untuk maju terus pantang mundur, andaikan dia berprinsip mencoba berhenti dengan semua itu, Mbah yakin dia akan dapat menjalani kehidupannya dengan pikiran yang bebas “.

Banyak orang stress sampai menjadi hilang kewarasan (fase sebelum gila) karena mereka tidak mau memberhentikan pikirannya untuk terus bekerja.

Banyak orang yang sakit karena tidak mau berhenti dan memahami bahwa tubuhnya sudah mengatakan sinyal lelah.”

Berhenti bukanlah kekalahan.

“ Banyak sih contohnya, Nak, tapi Simbah arep golek pakan wedhus nyang kebonmu sik ya, jagungmu kan wis do tuwek to? Menko tak babat e wit e dadi aku ora susah nyang ngalas.”

Ngomyang day.
*****

20 thoughts on “Sketching 7: Oldman and Sebagian orang Lupa Untuk Berkata Stop Pada dirinya

  1. Bhasa Inggrisnya emang ala mas Layang sih, hee…
    Tp gak ap, kita gak prlu bhas grammar disini, hihi…yg penting substansi, haha…
    Jujur ni ye, nurut sy, sketsa Anda itu bagus lo…serously..keep doing it, bro.

    Like

    1. Inggris rasa Indonesia ya pak😂😃.. susunan kalimat nya jelas bikinan Orang Indonesia, .. emang saya Tidak mau effort kok, saya hanya ingin melihat perkembangan writing saya dari hari ke hari. jadi di sini saya belajar 3 hal.. drawing, structure, writing.

      thanks for that

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s