Ngeblog sebagai amal jariyah

Ketika teman saya memperlihatkan lomba literasi guru se-Jawa Tengah. Beliau menyarankan saya untuk ikutan berpartisipasi dalam ajang terbuka tersebut. Beliau menganggap bahwa waktu muda saya akan terbuang percuma jika hanya untuk bermain-main di laboratorium atau menonton youtube seharian di rumah. Beliau menambahkan untuk satu kali seumur hidup untuk menghasilkan satu karya yang dapat dinikmati oleh anak cucu saya.

Saya menyimaknya dengan seksama tanpa memotongnya, menunggu waktu yang tepat untuk melakukan satu tindakan nyata. Setelah beliau selesai dengan tausiyahnya mengenai masa muda,  maka tanpa banyak kata saya kemudian meminjam laptopnya sebentar,lalu membuka browser kesukaan dan mengetikkan kata kunci  jalanmembara.  Dalam sepersekian detik link blog saya sudah terpampang dengan jelas. Kemudian saya meminta beliau untuk mengklik link ke blog saya itu. Dan terbukalah blog gado-gado itu.

Tidak saya duga sebelumnya, meskipun kualitas tulisan saya biasa saja, beliau merasa heran dan takjub dengan jumlah artikel yang sudah saya terbitkan (ingat, jumlah artikelnya hlo, bukan kualitasnya). Setelah beberapa lama scroll halaman dengan teknik skimming dan scanning ,  beliau kemudian berujar bahwa yang sudah saya lakukan termasuk kemajuan dan harus dipertahankan, beliau juga menambahkan sebaiknya saya mengusahakan untuk membuat isi yang lebih memiliki manfaat untuk pembaca daripada hanya sekedar curhat-curhat tidak jelas. Beliau beralasan, dengan menerbitkan isi yang bermanfaat maka itu akan menjadi salah satu sumber amal jariyah yang tidak akan pernah habis selama itu masih berguna bagi orang lain. Meskipun saya telah meninggal namun amal itu akan tetap terus mengalir ke saya. Wah mantab nya.

Seperti ketika berbuka puasa kemudian minum es campur, kata-kata beliau itu sudah cukup untuk membuat semangat saya untuk menulis artikel yang lebih baik kembali muncul kembali. Karena saya menganggap tulisan yang sudah saya terbitkan hanyalah ke isengan saja. Tidak ada yang benar-benar serius ketika saya menyusunnya.

Maka dari itu, hari ini saya akan menyimpan artikel lama yang tidak berguna dan tidak saya terbitkan. Saya akan memfokuskan diri ke artikel yang dapat menambah amal jariyah saja.

Semangat semangaatt

22 thoughts on “Ngeblog sebagai amal jariyah

    1. wah terima kasih ya mas, tapi ya sepertinya sulit juga untuk membuat artikel yang seperti itu, karena nanti pasti hanya akan copy paste dari sumber lain, seperti tidak punya jiwa

      Like

  1. Semangat pak guru. Sangat banyak peluang berbagi terutama profesi guru. Banyak dicari misalkan kisi kisi, ptk, rencana belajar, pembelajaran unik di kelas. Dll. Banyak rekan guru saya, menulis dan berbagi inspirasi. Dan mereka sukses disana. Salam hangat, penggemar guru. Lereng semeru.

    Liked by 1 person

  2. Mantappp! Tetap semangat menulis. Tulislah apa yang bermanfaat untuk orang lain dari hasil tulisan sendiri. Jika menyadur atau copy and paste dari blog lain, setidaknya jangan lupa untuk menuliskan sumber tulisannya.

    Salam

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s