Peer Teaching Saat PLPG di Hotel Ommaya Solo

Setelah UTL selesai, kemudian pembuatan RPP juga sudah selesai maka langkah selanjutnya di kegiatan PLPG adalah peer teaching.

Peer teaching sama persis dengan mata kuliah micro teaching di fakultas keguruan dan ilmu pendidikan. Peer teaching dalam artian lebih ringkas adalah berlatih mengajar di kelas, yang mana teman teman lain sesama peserta PLPG berakting sebagai peserta didik (sekarang istilah SISWA tidak dipergunakan lagi).

Jangan dikira itu mudah.

Kami menghadapi tekanan mental yang berat ketika berbicara didepan teman teman sendiri. Mereka tentu saja memiliki pengetahuan yang setara dengan kita, sehingga kesalahan sedikit saja tentang materi yang diajarkan akan membuat kita sendiri malu.

Bahkan dikelasku banyak yang sudah S2.

Yang jelas kami akan menjadi orang yang berbeda ketika sedang melakukan peerteaching, rasa grogi dan gemetar sudah pasti dirasakan semua peserta PLPG.

Untuk pelaksanaan peerteaching, kami berpegang pada RPP yang sudah disetujui oleh instruktur pada hari sebelumnya. RPP itu dipegang oleh instruktur dan dijadikan sebagai komponen penilaian untuk kita. Apakah cara mengajar kita sesuai dengan RPP atau tidak, karena jika meleset terlalu jauh dengan apa yang kami tulis sendiri, maka jangan berharap mendapatkan nilai maksimal.

Tips melakukan peer teaching;

  1. Kebanyakan peserta plpg lupa/terburu buru untuk langsung masuk ke materi inti tanpa didahului dengan kegiatan pendahuluan yang ciamik. Saya sendiri waktu latihan lupa untuk melakukan apersepsi dan mempersiapkan secara psikis peserta didiknya.

  1. Gunakan metode pembelajaran discovery /inqury/ Project Based Learning dengan teknik pembelajaran : diskusi, agar kita lebih sedikit ngomongnya (khusus yang merasa gagap ketika menghadapi banyak orang). Intinya pembelajarannya akan lebih bagus kalau peserta didiknya yang aktif daripada gurunya yang selalu ceramah ini itu.

  2. Ketika peserta sedang berdiskusi, usahakan selalu berkeliling untuk mengecek mereka, pura puralah membimbingnya atau sekedar bertanya “ sudah belum?apakah ada kesulitan?” dan ini sudah masuk dalam penilaian.

  3. Perbanyak soal latihan. Bisa dengan membagikan kertas atau worksheet kepada peserta yang lain. Dan kalau malas bisa juga ditampilkan di layar untuk kemudian di salin peserta.

  4. Gunakan video motivasi pada awal dan akhir pembelajaran. Saya menggunakan short movie yang durasinya 3 menit untuk membangkitkan emosi dan menggugah kesadaran mereka agar semangat belajar.

  5. Carilah video yang berkaitan dengan materi di Youtube, lalu download.

  6. Gunakan template slide powerpoint yang tidak pasaran, cari di internet template gratis yang bisa di download.

  7. Tuliskan tujuan pembelajaran, kompetensi yang ingin dicapai serta kriteria penilaian pada awal pembelajaran, karena itu masuk dalam penilaian.

  8. Tuliskan juga petunjuk pengerjaan soal dan latihan yang jelas di slide.

  9. Libatkan peserta didik untuk menggunakan media belajar. Contohnya, Saya menyuruh mereka untuk menuliskan jawaban memakai laptop saya, daripada menuliskan di whiteboard.

  10. Untuk menghindari pertanyaan teman teman yang kadang mematikan, kita bisa berdalih dengan “ HAYOO, MUNGKIN ADA YANG LAIN YANG BISA MENJAWAB PERTANYAAN SI BUDI?” ‘KALAU ADA YANG BISA SAYA KASIH SESUATU NIH”, teman teman saya malah ada yang membawa pisang, kue, jeruk, kacang, coklat dll hanya untuk menarik perhatian. (jujur saja semua makanan itu adalah sisa snack jatah peserta PLPG)

  11. Dilarang untuk menunjuk layar yang menampilkan powerpoint dengan tangan, sebaiknya gunakan laser pointer untuk menunjukkan item item yang perlu penekanan. (terima kasih bu Angella sarannya).

  12. Dilarang membanding bandingkan peserta satu dengan yang lainnya. Misalkan seperti ini, “ TUH LIAT, CONTOHLAH ANGELLA, DIA ANAK NYA RAJIN DAN SELALU BERSEMANGAT KETIKA BELAJAR”

  13. Jika memungkinkan gunakan full english lesson. Bagi yang kurang terbiasa mungkin awalnya akan sulit.

  14. Dan yang terakhir adalah, jangan mematikan teman sendiri dengan pertanyaan yang sulit dan membuat mereka jatuh dimata dosen. Kalau bisa bantulah mereka sehingga suasana kelas menjadi lebih menyenangkan. Ingatlah, disini kita tidak mencari siapa yang paling unggul, tapi berharap semua dapat lulus dan mendapatkan sertifikat.

13 thoughts on “Peer Teaching Saat PLPG di Hotel Ommaya Solo

    1. menurut saya, karena tuntutan untuk sempurna, baik materi dan cara penyampaian…dan juga karena ada urut urutan yang harus dilalui dalam mengaja..menurut pikiran sederhana saya

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s